Ketika Si Jorbut Disengat Lebah
Karena butuh sesuatu untuk keperluan ladang pertaniaannya, Tuan si Jorbut Anjing Kampung yang konon adalah seorang Petani ingin mencarinya di area sekitar.
Waktu itu sekitar pukul 2 siang, yang semenjak dari pagi hari si Jorbut dan Tuannya sudah berada di ladang pertanian tersebut.
Karena ikut menemani Sang Tuan, yang memang sudah biasanya seperti itu, kemana sang Tuan bergerak, si Jorbut akan selalu berada di dekat, secara tiba-tiba Sang Tuan dan si Jorbut Anjing Kampung diserang oleh sekerumunan Lebah, karena ternyata di area tersebut ada sarang lebahnya.
Tak ayal lagi sang Tuan dan si Jorbut Anjing Kampung mengerang kesakitan dan lari kalang kabut menyelamatkan diri kembali ke arah ladang pertaniannya.
Sang Tuan mukanya bengap, sementara si Jorbut pipi sebelah kanannya melebar akibat bekas sengatan lebah-lebah tersebut yang juga mengakibatkan mata sebelah kanannya tertutup.
Karena lazimnya di ladang pertanian seperti itu sangat minim bahkan bisa disebut tidak tersedia obat2an, membuat keduanya baik sang Tuan maupun si Jorbut menahan sendiri saja rasa sakitnya sampai sembuh sendiri.
Tapi?
Meskipun dalam kondisi seperti itu, tak mampu menyurutkan naluri si Jorbut Anjing Kampung, untuk melakukan tugas yang SESUAI INSTINGNYA.

